Author: muhd nur

Memperoleh ijazah di khot diwani, jaly diwani dan nasta'liq (2012), naskhi dan maghribi (2015) dari al-ustadz Belaid Hamidi. Saat ini menetap dan mengajar di PM Darussalam Gontor.

Segenap keluarga besar Ahaly Hamidi mengucapkan selamat atas prestasi kaligrafer tanah air pada lomba Geleceğin Ustaları ke-5 yang diselenggarakannya oleh Zeytinburnu Kültür ve Sanat Merkezi Istanbul. Pada lomba tersebut Ustadz Teguh Prastio merebut posisi juara ke-3 pada kategori Jaly Tsulus, sementara Ustadz Syahriansyah Sirajuddin mendapatkan juara ke-2 kategori Tsulus. Selain kedua kaligrafer tanah air, juga ada dua kaligrafer dari Malaysia yang juga beruntung mendapatkan juara. Keduanya adalah Ustadz Abdul Baki Abu Bakar dan Ustadz Abdul Hadi, yang mendapatkan juara harapan. Selain kategori Tsulus dan Jaly Tsulus lomba ini juga memasukkan Nasta’liq dan Jaly Ta’liq pada tiga jenis khot yang dilombakan.…

Read More

Workshop seni rupa Islam tradisional yang diadakan oleh IJIR (Institute For Javaness Islami Research), salah satu lembaga penelitian dibawah naungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung dengan tema “mengenal dan membuat karya seni Zuhrufah/tadzhib” sukses digelar kemaren (16-17/12/2017). Workhshop yang digelar di gedung IAIN Tulung Agung ini mengadirkan pemateri dari Sekolah Kaligrafi Al-Qur’an (SAKAL) Jombang, Zainul Mujib; seorang illuminator dengan berbagai macam prestasi baik regional maupun Internasional. Sedangkan pesertanya sebagian besar mereka berasal dari Mahasiswa Universitas di Jawa Timur. Dalam pelaksanaannya, Kegiatan ini di awali dengan tahap pengenalan secara umum tentang seni zuhrufah (ornament) dilanjut dengan penjelasan lebih rinci mengenai…

Read More

Malang, (Selasa, 21/11/2017) geliat perkembangan kaligrafi dengan manhaj hamidi kembali ditunjukkan di kota pendidikan ini. Berawal dari diadakannya peresmian organisasi BSO (Badan Semi Otonom) bidang kaligrafi yang dinaungi oleh jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Organisasi ini didirikan sebagai wadah bagi mahasiswa jurusan PBA yang ingin belajar dan mendalami kaligrafi dengan menggunakan metode Taqlidy manhaj Hamidi. Tentunya pembelajaran ini membutuhkan tenaga pengajar yang berlisensi, sehingga dari pihak jurusan memutuskan untuk bekerja sama dengan para pengajar dari Ahaly Hamidy Malang. Peresmian organisasi ini ditandai dengan prosesi Marasim Ijazah, sebagai pengenalan kepada para mahasiswa bahwa dalam belajar kaligrafi…

Read More

Internasional Islamic education Expo (IIEE) merupakan salah satu rangkaian acara yang diselenggarakan oleh kementerian Agarama Republik Indonesia. Acara ini dilaksanakan di Indonesian Convention Exibition (ICE) yang terletak di BSD Tangerang Selatan Banten. Berbagai potensi dari perguruan tinggi baik swasta maupun Negeri (domestik dan internasional) dimaperkan pada acara tersebut, sejak tanggal 21-24 Nopember 2017. Mulai dari hasil kerajinan, penemuan-penemuan, hasil riset, dokumen sejarah, dan berbagai informasi menarik lainnya terkait dengan program beasiswa baik Strata 1, program pasca dan Doktoral. Tema yang di unggah pada kesempatan pameran ini adalah Indonesian Islamic education for global peace, tentunya memiliki kaitan erat dengan pendidikan di…

Read More

Setiap pembelajar kaligrafi selalu membtutuhkan akan adanya alat-alat kaligrafi (adawat al-khattiyah). Alat-alat kaligrafi tidak lepas dari tiga unsur pokok, yaitu pena, tinta, dan kertas. pena sebagai alat untuk menulis, tinta sebagai penyampai tulisan dari pena ke kertas, sedangkan kertas adalah media untuk meletakkan tulisan. Adapun kertas, para kaligrafer zaman klasik mempunyai kebiasaan membuat kertas sendiri dengan ramuan-ramuan yang berasal dari bahan alami dan menghindari dari membeli kertas dari produksi pabrik. Hal ini dilakukan karena kertas yang diproduksi oleh pabrik mayoritas memiliki sifat mudah menyerap tinta. Sehingga ketika seseorang telah menulis sesuatu, maka tulisan tersebut tidak dapat diperbaiki dan diperindah. Metode…

Read More

Meniru merupakan salah satu cara yang ditempuh seseorang yang sedang belajar khot supaya tulisannya menjadi lebih baik, serta lebih mengetahui beberapa rahasia-rahasia dalam detail huruf dan penyusunannya. Meniru dalam khot secara tujuannya ada dua jenis; meniru untuk menguatkan mata, dan meniru dalam rangka menguatkan tangan. Meniru untuk menguatkan mata yaitu dengan cara seseorang meletakkan buku atau tulisan yang akan ditiru di depannya, kemudian mulai memindahkan huruf dan kalimat ke dalam kertas latihan. Dengan demikian maka peran mata sangat besar dalam proses ini. Karena jika seseorang melihat dengan jeli dan detail, maka tulisan hasil meniru pun akan terlihat persis seperti aslinya.…

Read More

PAMERAN DAN FESTIVAL KALIGRAFI ISLAM ASEAN 2017 SEKOLAH KALIGRAFI AL-QUR’AN (SAKAL) DENANYAR, JOMBANG, JAWA TIMUR, INDONESIA 14 s/d 17 September 2017 LOMBA KALIGRAFI NASIONAL ATAS NAMA Dr. ABDULLAH ABDU FUTINY   PASAL I: KOMITE PENYELENGGARA Komite Penyelenggara dibentuk di bawah kepemimpinan Sekolah Kaligrafi Al-Quran (SAKAL), Jombang, Jawa Timur, Indonesia. PASAL II: DEWAN JURI LOMBAAN Dewan Juri Perlombaan terdiri dari para Ahli yang terkenal di bidang Kaligrafi Islam Klasik berikut  ini: Anggota Dewan Juri Mr.  Atho’illah , Pakar Kaligrafi Indonesia. Mr. Isep Mishbah, Pakar Kaligrafi Indonesia. Mr. Muhammad Nur, Pakar Kaligrafi Indonesia. Mr. Bambang Priyadi, Pakar Kaligrafi Indonesia. Mr. Miftahul Huda,…

Read More