Author: muhd nur

Memperoleh ijazah di khot diwani, jaly diwani dan nasta'liq (2012), naskhi dan maghribi (2015) dari al-ustadz Belaid Hamidi. Saat ini menetap dan mengajar di PM Darussalam Gontor.

ASEAN CALLIGRAPHY FESTIVAL AND EXHIBITION CALLIGRAPHY SCHOOL OF JOMBANG, EAST JAVA, INDONESIA (SAKAL) From The 14th To 17th Of September 2017 1st Asean Calligraphy Competition In The Name of Dr. Abdullah Abdu Futiny 1. ORGANISING COMMITTEE The Organising Committee is established under the Chairmanship of the Director General of the Calligraphy School Of Jombang, East Java , Indonesia (SAKAL) 2. JURY OF THE COMPETITION The Jury of the Competition consists of the following experts who are renowned in the field of Classical Islamic Calligraphy: Members of the Jury Mr. Belaid Hamidi , Master of Calligraphy, Marocco Mr. Abullah Abdu…

Read More

Ibnu al-Bawwab mempunyai nama asli Abul Hasan Ali ibnu Hilal. Sanjungan yang kerap diberikan kepada beliau adalah “tidak ada orang sebelumnya dan setelahnya yang menulis dengan keindahan tulisan yang menyamainya”. Meskipun sebelum masa Ibnu al-Bawwab, telah ada seorang kaligrafer terkenal, yaitu Ibnu Muqlah tetapi pujian di atas mengisyaratkan bahwa dari beberapa sisi, Ibnu al-Bawwab lebih unggul dari Ibnu Muqlah. Tahun kelahiran Ibnu al-Bawwab tidak diketahui secara pasti, namun diperkirakan sekitar tahun 350 H. Dilahirkan dan besar di Baghdad. Dikenal dengan sebutan Ibnu al-Bawwab, karena konon ayah beliau seorang bawwab, yang berarti seorang penjaga pintu. Ibnu al-Bawwab telah hafal al-Qur’an ketika umurnya masih…

Read More

Ibnu Muqlah merupakan nama yang ‘wajib’ diketahui oleh setiap kaligrafer. Untuk mencari siapa beliau, tidak terlalu sulit. Bahkan sudah sangat banyak artikel membahas tentang biografi Ibnu Muqlah. Karena itu, sedikit ulasan berikut ini kami harap bisa menjadi pelengkap dari informasi yang sudah ada. Nama lengkap Ibnu Muqlah adalah Muhammad bin Ali bin al-Husain Ibnu Muqlah. Kaligrafer era Daulah Abbasiyah yang tidak perlu diperkenalkan lagi karena kemasyhurannya. Lahir pada hari Kamis setelah ashar, pada akhir bulan Sawwal 272 H di Baghdad, meninggal pada hari Ahad, 10 Syawwal 328 H. Ibnu Muqlah adalah pemilik gagasan untuk mengubah bentuk khot dari kufi menjadi ‘bentuk dasar’…

Read More

Kembali seorang kaligrafer muda berbakat Indonesia menorehkan prestasi yang membanggakan. Ustadz Huda Purnawadi, kaligrafer dari Pati berhasil mengungguli kaligrafer dari negara-negara lain dan memperoleh posisi pertama pada cabang kaligrafi kategori jaly sulus, pada even 7tepe7sanat International Istanbul Classic Arts Competition tahun 2017. Prestasi ini menunjukkan hasil ketelatenan, kerjakeras, kesabaran dan kesungguhan. Selain itu, prestasi beliau tidak muncul secara instant, namun perlu waktu yang panjang dalam belajar maupun berkarya. Demikian pengakuan Ustadz Huda sebagaimana dilansir oleh fokuspati. Even yang digelar oleh pemerintah kota Uskudar Turki bekerjasama dengan yayasan wakaf Klasik Turk Sanati Vakfi tahun ini merupakan kali ke-2 setelah even perdana dilaksanakan tahun 2015. 7tepe7sanat…

Read More

Seorang kaligrafer pada umumnya mempunyai sifat sensitif dan kepekaan yang tinggi, sopan, serta kuat dan sabar. Di samping itu, kaligrafer dikenal dengan sifat tenang, tidak mudah gugup, serta menghindari pekerjaan yang sia-sia. Seorang kaligrafer adalah dia yang mengerjakan sesuatu dengan sepenuh hati dan menyelesaikannya dengan maksimal. Dalam dirinya tumbuh rasa kepekaan yang tinggi terhadap keindahan di sekelilingnya. Seorang kaligrafer tidak tenang jika melihat sebuah huruf yang tertulis bengkok atau tidak sesuai dengan kaidahnya. Dia akan puas mencerap keindahan huruf dengan berbagai macam bentuknya yang mempesona, tulisan yang indah. Karena itu, beberapa orang berhenti dari menulis jika merasakan jiwanya kurang stabil,…

Read More

Bangsa Arab berbeda pendapat tentang jumlah huruf hijaiyah. Di antara mereka mengatakan bahwa jumlahnya 29 huruf; 25 huruf shahih, 3 huruf ‘illah (yaitu alif, wawu dan ya’), sedangkan yang 1 huruf mirip huruf ‘illah, yaitu huruf ha. Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa huruf hijaiyah ada 28, dengan mengabaikan huruf lam alif, karena dianggap bukan huruf mandiri, akan tetapi tersusun atas dua huruf, yaitu lam dan alif. Dan menjadikan huruf pertama, yaitu alif sebagai pengganti huruf hamzah karena alif dibaca seperti hamzah jika di depan, di satu waktu alif juga dianggap sebagai huruf ‘illah, dilihat dari nama dan bentuknya. Pendapat yang…

Read More

Mulai menyukai seni kaligrafi Usmani dan mulai menulis kaligrafi pada usia yang masih muda. Musthafa Ugur Derman perguru kepada kaligrafer multi telenta, Necmeddin Okyay sejak tahun 1955. Di samping itu, belaiu mengambil banyak pengalaman dari kaligrafer lainnya, seperti Dr. Suheyl Unver, Macid Ayral, Halim Ozyazici, and Nihad Cetin. Prof Musthafa Ugur Derman mendapatkan ijazah pada khot nasta’liq dari gurunya Necmeddin Okyay. Namun demikian, beliau lebih memfokuskan diri untuk meneliti dan menulis buku dan makalah tentang perkembangan kaligrafi serta sejarahnya. Tidak kurang dari 25 buku dan 500 makalah tentang kaligrafi yang telah beliau tulis, membuktikan dedikasinya yang tinggi kepada sini luhur…

Read More