Close Menu
Hamidionline
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    HamidionlineHamidionline
    Subscribe
    • Home
    • Ahaly Hamidi
    • Manhaj Hamidi
      • Pencetus
    • Kaligrafer Dunia
    • Event
    • Artikel
    Hamidionline
    Home»Istilah Kaligrafi»Antara Qiraat, Rasm Mushaf dan Khat [2]
    Istilah Kaligrafi

    Antara Qiraat, Rasm Mushaf dan Khat [2]

    Ahmad Yasir AmrullahBy Ahmad Yasir AmrullahNovember 23, 2018Updated:November 23, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    qiraat-mushaf
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

    Banyak sekali jenis mushaf dan kitab yang dihasilkan oleh para ulama dengan berbagai varian disiplin keilmuannya bertebaran di penjuru negeri. Mulai dari kajian tafsirnya, mushaf dengan kajian khusus asbabun nuzul, Maani Al-Qur’an, Balaghah Al- Qur’an, mushaf spesialisasi qiraat dan rasm yang diindahkankan dengan berbagai jenis khat yang dituliskan oleh para khattat masyhur. Mulai dari jenis gaya Kufi, gaya Tsuluts, gaya Naskhi, gaya Ta’liq, gaya Riq’ah, gaya Diwani, gaya Diwani Jali, gaya Muhaqqaq dan Raihani serta gaya Maghribi.  Diharapkan, dengan kekayaan khazanah keilmuan yang dimilki oleh umat Islam ini, umat muslim lebih cinta terhadap keagungan mukjizat Al- Qur’an yang mulia ini.

    Dibawah ini merupakan contoh potongan ayat yang di tinjau dari aspek ilmu qira’at, rasm dan khat al-Qur’an.

    Contoh pada penulisan kalimat “al-kafirin”

    • Bila dilihat dari aspek qiraat, cara membaca kalimat tersebut dengan mengikuti riwayat Imam Hafs adalah al-kafirin. Sedangkan jika mengikuti riwayat Imam Wars, cara membacanya yaitu: al-kefirin.
    • Bila dilihat  dari  sisi  Rasm,  kata  al-kafirun ditulis  berbeda  antara  satu  mushaf dengan mushaf  lainny  Tampak  pada  mushaf  madinah  dan  Indonesia  tertulis  الكفرين, pada mushaf turki tertulis الكافرين, sedangkan pada mushaf maroko tertulis   الكفرين dengan titik huruf “FA” terletak dengan posisi di bawah huruf.
    • Berbeda lagi jika di tinjau dari sisi khatnya, tampak pada mushaf madinah, Turki dan Indonesia menggunakan jenis Khat Naskhi, sedangkan pada mushaf Maroko menggunakan jenis Khat Maghribi

    Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa setiap objek kajian terdapat disiplin keilmuan tersendiri. Mari budayakan literasi kembali untuk menelaah suatu kajian agar pisau analisisnya tepat dan benar hingga dengan usaha ini kesalahfahaman dapat terhindarkan. Demikian penjelasan yang sederhana ini, mohon maaf bila ada kesalahan dan semoga bermanfaat. [Ahmad Yasir Amrullah/hamidionline.net

    mushaf qiraat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDi Singapura, kaligrafer Indonesia kembali berjaya
    Next Article Bendera Tauhid dan Tradisi Taqlidul Khat
    Ahmad Yasir Amrullah
    • Facebook

    Koordinator Ahaly Hamidy Indonesia. Mujaz pada khot Riq'ah (2015) Diwani-Jaly diwani (2018) Maghribi dan Naskhi (2023) dari ustadz Belaid Hamidi. Mendalami khot Kufi serta pengajar di Kelas Seni Kaligrafi. Beberapa kali mendapat penghargaan pada musabaqah khot baik Nasional, regional ASEAN maupun Internasional.

    Related Posts

    Penganugerahan Kompetisi Internasional Penulisan Mushaf Syarif di Madinah 

    March 9, 2024

    Mengenal Istilah al-Aqlam as-Sittah

    September 21, 2023

    Menelisik Istilah Rasm Utsmani; Tulisan Ringan Untuk Para Penulis Al-Qur’an

    February 4, 2020
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang website
    • Disclaimer
    • Site Map
    © 2026 Hamidionline.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.