Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Author: muhd nur
Memperoleh ijazah di khot diwani, jaly diwani dan nasta'liq (2012), naskhi dan maghribi (2015) dari al-ustadz Belaid Hamidi. Saat ini menetap dan mengajar di PM Darussalam Gontor.
Ismail Hakki lahir di Istanbul tahun 1290 H / 1873 M. Sejak kecil belajar tadzhib dari bapaknya yang juga seorang mudzahhib terkenal. Beliau lantas menyempurnakan belajar tadzhib pada seorang tokoh mudzahhib terkenal saat itu, Bahauddin Afandi. Selain bakat dalam zahrafah, Ismail Hakki juga mewarisi ‘trah’ kaligrafer dari jalur bapaknya. Karena bapak dan kakeknya (dari bapak) adalah kaligrafer. Beliau belajar tsuluts dan naskhi dari bapaknya Muhammad ‘Ilmi Afandi yang juga murid dari Kadiazkar Musthafa Izzat Afandi. Belajar melukis dan memahat di madrasah “Shana`i’ an-Nafisah”. Lalu diangkat sebagai pegawai pada “Diwan Hamayuni”. Mendalami jenis khot diwani, diwani jaly, tsuluts jali dan tughra’ kepada…
Muhammad Syafiq lahir di Istanbul pada tahun 1235 H/ 1820 M. Pada awalnya beliau belajar tsuluts dan naskhi dari Ali Washfi Afandi, kemudian belajar kepada pamannya Kadiaskar Musthafa Izzat. Muhammad Syafiq dikenal sebagai khattath yang pandai dalam menulis dengan tarkib bertumpuk. Beliau menguasai diwani dan jaly diwani dengan baik. Mempunyai gelar “Mu’allim husni al-khatt”. Muhammad Syafiq mengajar murid-muridnya yang juga berhasil menjadi khattath yang mutqin. Di antaranya adalah al-khattath Ahmad Arif al-Falbawi, Hasan Ridha Afandi, dan Umar Faiq. Muhammad Syafiq meninggal di Istanbul pada tahun 1297 H/ 1880 M, dimakamkan di pemakaman Yahya Afandi daerah Besiktas. Beberapa karya yang ditinggalkannya…
Nama Musthafa Izzat kadang membingungkan bagi para kaligrafer. Karena memang terdapat setidaknya dua orang Musthafa Izzat yang dikenal. Tokoh kita ini adalah salah satunya. Beliau bergelar Kadiaskar (hakim agung ) di era kesultanan Turki Usmani. Sedangkan Musthafa Izzat yang satunya lagi berjuluk Yasarizade (putra Yasari), beliau adalah putra dari kaligrafer besar Muhammad As’ad al-Yasari, keduanya adalah tokoh pembaharu pada khot nasta’liq yang membidani lahirnya nasta’liq dan jaly ta’liq madrasah Turki. Lahir dan Awal Mula Belajar Khat Musthafa Izzat Kadiaskar lahir di sebuah daerah dekat laut hitam, pada tahun 1216 H/ 1801 M. Semasa kecil dikirim oleh keluarganya untuk belajar ke…
Abdullah az-Zuhdi berasal dari keturunan sahabat Rasulullah, Tamim ad-Dary. Beliau lahir di daerah Syam (Palestina), pada tahun 1252 H/ 1836 M. Sejak kecil ikut keluarganya hijrah dari tempat lahirnya ke Istanbul, ibukota kerajaan Turki Usmani ketika itu. Abdullah az-Zuhdi mulai belajar khot pada Hafidz Rasyid Afandi al-Ayyubi, kemudian pindah kepada kiblatnya para khattath saat itu, Kadi Askar Mustafa Izzat Afandi hingga mendapatkan ijazah darinya. Setelah menyelesaikan belajar kepada Kadi Askar, beliau diangkat menjadi guru pada masjid Nur ‘Utsmani di Astana, Turki. Tugas Mulia Dari Sang Sultan Kaligrafer yang berbakat ini pernah beberapa kali ditugaskan oleh Sulthan Abdul Hamid untuk menulis…
Sami Afandi adalah salah satu kaligrafer besar yang pernah ada sepanjang sejarah seni kaligrafi. Beliau lahir di Istanbul tahun 1253 H/1837 M. Mulai belajar tsututs dan naskh dari salah satu guru di daerahnya yang bernama Busynaq Usman Affandi. Lalu melanjutkan belajar tsuluts jaly dari Raja`i Afandi murid dari Musthafa Raqim. Juga belajar diwani jaly dan diwani serta tughra’ dari Nasih Afandi, serta belajar ta’liq dari Kubriz Zadah Ismail Haqqi Afandi, murid dari Yasari Zadah, sedangkan ta’liq jaly beliau ambil dari Ali Haidar, murid yang juga dari Yasari Zadah. Selain itu, beliau juga menguasai khot Riq’ah yang beliau pelajari dari gurunya,…
Umar Washfi adalah kakak kandung dari kaligrafer Muhammad Amin Afandi. Umar Washfi lahir pada tanggal 20 Jumadal Ula 1297 H/ 30 April 1880 M di daerah Topkhana, Istanbul. Bapak beliau bernama Ayub Shabri adalah seorang khatib pada masjid al-Burdah asy-Syarifah di daerah Fatih, Istanbul. Kaligrafer kita ini mulai belajar khot sejak lulus pendidikan dasar kepada Juqur Jum’ah Qadri Afandi. Sambil menyelesaikan pendidikan tingginya, beliau belajar Sulus dan Ta’liq pada Syeikh Aziz Rifa’i. Selain itu, Umar Washfi juga belajar Ta’liq jaly serta Tsuluts Jaly pada Haj Ahmad Kamil Aqdik, yang dikenal dengan Ra`is Khattathin (kepala para kaligrafer; karena paling banyak mengambil…
