Close Menu
Hamidionline
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    HamidionlineHamidionline
    Subscribe
    • Home
    • Ahaly Hamidi
    • Manhaj Hamidi
      • Pencetus
    • Kaligrafer Dunia
    • Event
    • Artikel
    Hamidionline
    Home»Istilah Kaligrafi»Mengenal Istilah al-Aqlam as-Sittah
    Istilah Kaligrafi

    Mengenal Istilah al-Aqlam as-Sittah

    muhd nurBy muhd nurSeptember 21, 2023Updated:March 9, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

    Sheila Blair dalam bukunya Islamic Calligraphy (2006) menerangkan perkembangan khot dari segi sejarah dengan lugas dan jelas. Bukunya tersebut menegaskan eksistensi tulisan Arab. Kemudian khot berkembang seiring dengan adanya penulisan mushaf dengan jenis khot yang sesuai. Dalam bukunya tersebut, Sheila mengatakan jenis khot yang awal muncul adalah khot Hijazi, lantas khot Kufi Qadim yang berkembang pada akhir masa Daulah Umawiyyah dan awal pemerintahan Daulah Abbasiyah di Baghdad.

    Dari Kufi Qadim inilah, jenis khat kemudian berkembang lagi dalam bentuk yang lebih lentur dan mempunyai kaidah di tangan Ibnu Muqlah. Masa ini berlangsung dari abad ke-4 hingga abad ke-8 Hijriyah. Hal ini bisa terlacak pada karya-karya Ibnu Muqlah (w. 328 H) kemudian karya-karya Ibnu Bawwab (w. 413) hingga kemudian berakhir pada masa Yaqut al-Mu’tashimi (w. 696). Pada rentang masa inilah terbentuk jenis-jenis khot yang dikenal dengan nama al-Aqlam as-Sittah.

    Dengan singkat bisa dikatakan bahwa al-Aqlam as-Sittah (six scipts) merupakan nama dari jenis-jenis khot yang berkembang di Baghdad. Enam jenis khot tersebut adalah muhaqqaq, naskh, raihani, riqa’ (bukan riq’ah), tauqi’ dan sulus.

    Al-Aqlam as-Sittah ini kemudian keluar dari Baghdad ke Iran melalui jalur murid-murid Yaqut al-Musta’shimi.  Sementara di Turki, al-Aqlam as-Sittah banyak ditemukan pada tulisan-tulisan Ibnu Syaikh, Hamdullah al-Amasi, yang lagi-lagi juga masih bersambung kepada Qiblatu al-Kuttab, kaligrafer besar Baghdad, Yaqut al-Musta’shimi.

     

    muhaqqaq naskh raihani riqa sulus tauqi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleLink Lomba Kaligrafi Internasional Beserta Deadline Pengumpulan.
    Next Article Sebuah Catatan dari The International Cultural Festival of Miniatures and Illuminations 2023
    muhd nur
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)
    • Instagram

    Memperoleh ijazah di khot diwani, jaly diwani dan nasta'liq (2012), naskhi dan maghribi (2015) dari al-ustadz Belaid Hamidi. Saat ini menetap dan mengajar di PM Darussalam Gontor.

    Related Posts

    Antara Qiraat, Rasm Mushaf dan Khat [2]

    November 23, 2018

    Antara Qiraat, Rasm Mushaf dan Khat [1]

    November 13, 2018

    Jaly Diwani Madrasah ٍSami Afandi

    March 2, 2018
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang website
    • Disclaimer
    • Site Map
    © 2026 Hamidionline.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.