Close Menu
Hamidionline
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    HamidionlineHamidionline
    Subscribe
    • Home
    • Ahaly Hamidi
    • Manhaj Hamidi
      • Pencetus
    • Kaligrafer Dunia
    • Event
    • Artikel
    Hamidionline
    Home»Maestro Kaligrafi»Syaikh Hamdullah al-Amasi; Penerus Yaqut al-Musta’shimi
    Maestro Kaligrafi

    Syaikh Hamdullah al-Amasi; Penerus Yaqut al-Musta’shimi

    muhd nurBy muhd nurJune 1, 2019Updated:September 21, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

    Nama beliau adalah Hamdullah al-Amasi bin Syekh Mustafa Dadah al-Amasi, lebih dikenal dengan sebutan Ibnu Syekh. Orang tuanya pindah dari Bukhara ke Amasiyah, kemudian bertempat tinggal dan menetap di sana. Syekh Hamdullah lahir tahun 840 H kemudian belajar ilmu-ilmu agama dan mulai menyukai khot ketika belajar kepada gurunya, Khairuddin al-Mar’asyi.

    Syaikh Hamdullah hidup pada era pemerintahan Sultan Beyazid II hingga pemerintahan Sulaiman Khan. Saat itulah, mayoritas kaligrafer mengikuti kaidah dan cara menulis Syekh Hamdullah, karena berhasil mengembangkan al-Aqlam as-Sittah sehingga tulisannya bagus dan indah. Karena itu beliau dianggap sebagai “madrasah” pertama dalam silsilah kaligrafer Turki Usmani, dan pewaris serta penerus kejayaan khot era Abbasiyah yang berakhir pada Yaqut al-Musta’shimi.

    Selain menulis, Syaikh Hamdullah juga dikenal piawai dalam mengajar. Kepiawaian beliau dalam menulis telah meninggalkan banyak warisan berupa karya-karya ‘abadi’. Di antaranya adalah mushaf sebanyak 47 buah dalam berbagai ukuran, juga menulis buku “Masyariqul Anwar”, serta menulis tidak kurang dari 1000 naskah surat al-An’am, al-Kahfi, juga Juz ‘amma dan buku-buku lainnya, disamping menulis banyak sekali muraqqa’ at dan qitha’. Bukti lain atas tulisan beliau yang langgeng hingga saat ini bisa ditemukan di masjid Sultan Beyazid, tepatnya berada di mihrab, kubah, serta di pintu tengah, dan beberapa tempat lainnya.

    Beliau meninggal dunia pada 926 H, dimakamkan di Uskudar. Biografi beliau bisa ditemukan di beberapa buku dalam bahasa Turki seperti “Dauha al-Kuttab” serta buku lainnya. Rahimahullah, rahmatan wasi’atan, amiin. [muhd nur/hamidionline.net]

    Credit:
    Ahmad Shabri Zaid, Tarikh Khot Arabiy wa A’lamul Khattahin, (Darul Fadhilah, Kairo, 2009)
    ward2u.com, hrofiat.com, youm7.com, ar.wikipedia.org

    kaligrafer turki maestro kaligrafi syaikh hamdullah
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleIndonesia Kembali Harum di Lomba as-Safir Irak 2019
    Next Article Şekerzâde Muhammad; Penulis Mushaf Madrasah al-Hafidz Usman
    muhd nur
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)
    • Instagram

    Memperoleh ijazah di khot diwani, jaly diwani dan nasta'liq (2012), naskhi dan maghribi (2015) dari al-ustadz Belaid Hamidi. Saat ini menetap dan mengajar di PM Darussalam Gontor.

    Related Posts

    Kaligrafer Wanita Dalam Pentas Sejarah, Bagian 2

    October 24, 2019

    Şekerzâde Muhammad; Penulis Mushaf Madrasah al-Hafidz Usman

    June 5, 2019

    Ahmad Arif Afandi dan Fahmi Afandi; Murid Muhammad Syauqi

    January 1, 2019
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang website
    • Disclaimer
    • Site Map
    © 2026 Hamidionline.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.