Author: muhd nur

Memperoleh ijazah di khot diwani, jaly diwani dan nasta'liq (2012), naskhi dan maghribi (2015) dari al-ustadz Belaid Hamidi. Saat ini menetap dan mengajar di PM Darussalam Gontor.

Rini Yulia Maulidah, kaligrafer berbakat yang juga mahasiswi jurusan arsitektur ini terkenal cepat dan tepat dalam menyelesaikan pelajarannya. Dalam menyelesaikan pelajaran diwani hingga ijazah, sempat membuat heboh karena memecahkan rekor dalam menyelesaikan pelajaran diwani tercepat. Ustadz Belaid Hamidi dan kawan-kawannya di SAKAL sempat memberi julukan “lamborghini” karena keistimewaannya tersebut.

Read More

Kaligrafer kita ini mempersiapkan pameran di Sharjah ini dengan penuh tantangan. Tidak hanya karena kondisi fisik karena kehamilan, tetapi juga cuaca dan kondisi musim hujan yang kurang bersahabat. Tetapi semua itu bisa ditakhlukkan berkat dedikasinya yang tinggi pada kaligrafi.

Read More

Eti Najihatul Himmah. Kaligrafer kelahiran Lamongan ini mempunyai sifat yang rendah hati dan selalu ingin belajar seolah tiada henti. Saat ini Ety Najihah telah memperoleh 3 ijazah pada 4 jenis khot yang berbeda sambil terus belajar jenis khot berikutnya dalam waktu dekat. Saat ini, Eti -panggilan akrabnya-

Read More

Tidak berlebihan jika Ummi Nisa dijuluki “kecil kecil cabe rawit”. Bagaimana tidak, pada usia 15, Ummi Nisa sudah mendapatkan ijazah pertamanya pada khot Riq’ah. Berikutnya pada usia 17 tahun, Ummi Nisa memperoleh ijazahnya ke dua dalam khot diwani. Tidak salah jika Ummi Nisa

Read More

Ulin Nikmah adalah salah satu kaligrafer yang berpartisipasi dalam Pameran Sharjah 2016. Meskipun sibuk dengan tugas kuliah pada jurusan sosiologi , Ulin Nikmah tetap mendedikasikan waktunya untuk belajar dan mengajar kaligrafi. Pada usianya yang masih relatif muda,

Read More

Selamat kepada para kaligrafer putri Indonesia. Enam orang kaligrafer putri Indonesia hari ini berangkat ke Dubai untuk berpartisipasi dalam acara Pameran Sharjah. Pameran kaligrafi yang dilaksanakan oleh Sharjah Calligraphy Museum Dubai ini mengundang para kaligrafer putri murid dari al-Ustadz Belaid

Read More

[dropcap]K[/dropcap]aligrafi jika diibaratkan sebagai sebuah masakan, maka busholah adalah bumbu wajib yang harus ada. Busholah huruf adalah arah kemiringan huruf yang yang konstan dan ajeg. Baik vertikal maupun horizontal. Kemiringan huruf ini juga lazim disebut dengan kompas huruf. Perhatikan contoh di bawah ini. Arah garis dengan tanda panah berwarna merah menunjukkan arah kemiringan huruf yang vertikal. Busholah untuk huruf yang berdiri (vertikal) seperti yang dicontohkan di atas tidak tegak lurus melainkan sedikit miring ke kiri. kemiringan ini sebenarnya diambil dari bentuk bola bumi yang sumbu porosnya juga sedikit miring dan tidak tegak lurus. Karena itulah, busholah yang tepat merupakan salah satu bentuk alami…

Read More