Di Singapura, kaligrafer Indonesia kembali berjaya

195
singapura

Sabtu (17/11) yang lalu, Madrasah al-Junied dan Markaz Bustan Khat di Singapura punya gawe besar. Bekerja sama dengan lembaga IRCICA yang berkedudukan di Istanbul, di hall madrasah dilaksanakan beberapa rentetan kegiatan kaligrafi yang cukup padat pengunjung.

Acara puncak dari rentetan acara tersebut adalah pemberian sertifikat khat oleh IRCICA yang diwakili oleh sekretarisnya, Ustadz Said Kasimoglu, kepada 12 kaligrafer Singapore, dilanjutkan dengan pengumuman hasil lomba kaligrafi tingkat Asean 2018 dan pembagian hadiah.

Hadir pada acara tersebut Ketua Majelis Urusan Tinggi Agama Islam Singapore, Syaikh Ilmi Musa, kepala Madrasah al-Junaid serta beberapa undangan dari asatidz madrasah al-Junaid maupun dari lembaga-lembaga Islam lainnya.

Berikut nama pemengan pada lomba kaligrafi regional Asean IRCICA tahun 2018

Jaly Ta’liq

  1. Muhammad Nur – Indonesia
  2. Nurhayatee Wado – Thailand
  3. M. Rifqo Dzunnunaini – Indonesia

Nasta’liq

  1. Muhammad Zainuddin – Indonesia
  2. Alim Gema Alamsyah – Indonesia
  3. Feri Budiantoro – Indonesia

Jaly Diwani

  1. Muhammad Zainuddin – Indonesia
  2. Nastara Basa – Thailand dan M. Ni’am Masykuri – Indonesia
  3. Ahmad Shobirin – Indonesia dan M. Ja’far Shodiq – Indonesia

Diwani

  1. Nurhayatee Wado – Thailand dan Muhammad Mu’alimin – Indonesia
  2. Feri Budiantoro – Indonesia dan Fitri Dewi Masyitoh – Indonesia
  3. Nur Haziqoh – Singapura dan Nafang Permadi – Indonesia

Riq’ah

  1. Bagus Adi Prayogo – Indonesia dan Inna Nur Jannah – Indonesia
  2. Rohman Amirul Mukminin – Indonesia dan Nafang Permadi – Indonesia
  3. M. Ikbal SA – Indonesia dan Rini Yulia Maulida – Indonesia

 

credit: photo oleh oic-ircica