Close Menu
Hamidionline

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    How to navigate No Verification Casinos: a beginner’s guide for UK players

    September 3, 2026

    Beste Online Casino Nederland: De meest lucratieve bonussen en hoe ze te claimen

    September 3, 2026

    Aviator Game bonuses in 2026: Unlock exclusive rewards for Indian players

    September 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    HamidionlineHamidionline
    Subscribe
    • Home
    • Ahaly Hamidi
    • Manhaj Hamidi
      • Pencetus
    • Kaligrafer Dunia
    • Event
    • Artikel
    Hamidionline
    Home»Artikel»Bagaimana kaligrafer terdahulu mengajarkan ilmunya?
    Artikel

    Bagaimana kaligrafer terdahulu mengajarkan ilmunya?

    Ahmad Yasir AmrullahBy Ahmad Yasir AmrullahOctober 15, 2019Updated:October 15, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    hamidionline.net
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

    Tahukan anda, bahwa karya karya para kaligrafer terdahulu seperti karya milik Syaikh Hamdullah, Sami Afandi, Muhammad Syauqi, Hafidz Osman dll menjadi masterpiece yang mampu menembus lintas zaman dan masih tetap menjadi rujukan bagi para kaligrafer sekarang. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana cara mereka mencapai hal itu?

    Dalam kesempatan ini, penulis akan sedikit mengupas beberapa rahasia pengajaran kaligrafi zaman terdahulu, agar hasil karya yg dihasilkan bjsa menjadi masterpeace lintas generasi. Diantara point penting yang dilakukan oleh kaligrafer terdahulu dalam sebuah pengajaran kaligrafi agar anak didiknya sukses adalah:

    Pertama, bimbingan intensif kepada seorang guru yang kopenten sesuai dengan keilmuannya. Artinya, memilih seorang  guru yang memiliki keahlian khusus dalam pengajaran kaligrafi. Hal ini penting, karena guru inilah nanti yang akan mengarahkan kepada ushul keilmuan yang akan menjadi pegangan bagi murid-muridnya untuk mengembangakan keilmuan tersebut kepada jenjang selanjutnya.

    Kedua,  seorang guru memilih pena yang terbuat dari kayu sebagai alat mengajar. Biasanya mereka memilih kayu iran sebagai pena dalam menulis. Pena iran ini sengaja dipilih karena ringan dan bentuknya panjang dan tidak mudah pecah. Mungkin alat disini bisa dimaknai berupa handam, atau aren atau bambu.

    Ketiga, memilih tinta hitam. Sebenarnya mereka banyak sekali variasi warna saat menulis khat. Namun, kebanyakan mereka menggunakan warna hitam. Terlebih lagi jika saat latihan. Mengapa? Karena karakter warna hitam ini lebih jelas saat digunakan menulis. Apalagi, jika warna kertasnya putih. Selain itu, harga nya juga terjangkau. Sehingga, tidak memberatkan bagi murid untuk membelinya.

    Keempat, mereka menggunakan titik sebagai mizan (ukuran) dalam menentukan proporsi sebuah huruf. Konsep titik yang ditawarkan oleh Ibnu Muqlah ternyata menjadi sumbangsih besar dalam perkembangan kaligrafi di dunia seni Islam. Dengan konsep ini, seorang guru dapat mengarahkan muridnya untuk menulis huruf kaligrafi dengan baik dan benar. Karena konsep titik ini sebagai jantung nadinya yang akan menentukan bagus tidaknya sebuah huruf. Itu mengapa kaligrafer setelahnya seperti Ibnu Bawwab dan Yaqut Musta’shimi dan kaligrafer setelah mereka banyak mengamfbil manfaat dari konsep keilmuan yang beliau ajarkan, semoga Allah SWT menjadikan ilmu ini sebagai amal jariah bagi beliau, amin.

    Keempat, adanya masq. Yaitu sebuah kurrasah yang khusus dibuat untuk digunakan sebagai bahan ajar murid-murid tanpa mengabaikan seorang guru. Karena peran guru sebagai petunjuk yang dapat memberikan keterangan terkait apa yang ada di dalam masyq tersebut, sebagaimana kita ketahui bahwa buku ibarat peta, sedangkan guru adalah pemandunya.  Untuk lebih jelasnya, silahkan baca tentang apa itu masyq di sini. (A. Yasir Amrullah/hamidionline.net)

    Sumber tulisan: Ma’ruf Zariq, 1985, Kaifa Nuallimu al-Khat Dirasah Tarikhiyyah Fanniyah Tarbawiyyah, (Damaskus: Dar Fikr)

    belajar khot maestro masyq
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleŞekerzâde Muhammad; Penulis Mushaf Madrasah al-Hafidz Usman
    Next Article Mengapa Kita Belajar Khot?
    Ahmad Yasir Amrullah
    • Facebook

    Koordinator Ahaly Hamidy Indonesia. Mujaz pada khot Riq'ah (2015) Diwani-Jaly diwani (2018) Maghribi dan Naskhi (2023) dari ustadz Belaid Hamidi. Mendalami khot Kufi serta pengajar di Kelas Seni Kaligrafi. Beberapa kali mendapat penghargaan pada musabaqah khot baik Nasional, regional ASEAN maupun Internasional.

    Related Posts

    Rahasia Arah Jarum Jam dan Metode Menulis Huruf Arab

    April 2, 2021

    Perhatikan Ini Sebelum Memutuskan Untuk Belajar Khot

    February 16, 2020

    Khat Kufi dan Perannya dalam Sejarah Penulisan Al-Qur’an

    February 8, 2020
    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Latest Posts

    How to navigate No Verification Casinos: a beginner’s guide for UK players

    September 3, 2026

    Beste Online Casino Nederland: De meest lucratieve bonussen en hoe ze te claimen

    September 3, 2026

    Aviator Game bonuses in 2026: Unlock exclusive rewards for Indian players

    September 3, 2026

    The thrill of live casino gaming: features that bring the action to your home

    September 3, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    Don't Miss

    Kaligrafer Wanita Dalam Pentas Sejarah

    By muhd nurMay 23, 2016

    Membincang tentang seni kaligrafi, tidak lengkap jika belum menyinggung tentang keberadaan para kaligrafer wanita yang…

    Geliat Indonesia di Lomba Kaligrafi Internasional IRCICA

    May 21, 2016

    Ustadz Dawud Bektasy; Sang Mikroskop Kaligrafi

    May 27, 2016

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    About Us
    About Us

    Your source for Arabic calligraphy news, articles, activities, and more. Published by Ahaly Hamidi, a group of Asian calligraphers and students of Master Calligrapher Syeikh Belaid Hamidi.

    Contact us for a partnership.
    Email: info@hamidionline.net.
    Contact: +62 822 4499 7868/+62 852 3632 3355 

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Update

    How to navigate No Verification Casinos: a beginner’s guide for UK players

    September 3, 2026

    Beste Online Casino Nederland: De meest lucratieve bonussen en hoe ze te claimen

    September 3, 2026

    Aviator Game bonuses in 2026: Unlock exclusive rewards for Indian players

    September 3, 2026
    Tahukah Anda

    Busholah Huruf Dalam Belajar Kaligrafi

    November 27, 2016

    Antara Qiraat, Rasm Mushaf dan Khat [1]

    November 13, 2018

    Sejarah Urutan Huruf Arab dan Peran Nashr bin ‘Ashim

    May 29, 2017
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang website
    • Disclaimer
    • Site Map
    © 2026 Hamidionline.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.