Close Menu
Hamidionline
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    HamidionlineHamidionline
    Subscribe
    • Home
    • Ahaly Hamidi
    • Manhaj Hamidi
      • Pencetus
    • Kaligrafer Dunia
    • Event
    • Artikel
    Hamidionline
    Home»Artikel»Rahasia Arah Jarum Jam dan Metode Menulis Huruf Arab
    Artikel

    Rahasia Arah Jarum Jam dan Metode Menulis Huruf Arab

    Ahmad Yasir AmrullahBy Ahmad Yasir AmrullahApril 2, 2021Updated:October 15, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

    Berharganya keberadaan jam sebagai penunjuk waktu menginspirasi kota-kota besar di dunia dengan menjadikan jam ukuran raksasa sebagai landmark, seperti Big Ben di London, Makkah Royal Clock Tower di Makkah dan Jam Gadang di Bukittinggi. Terlepas dari sejarahnya masing-masing, tulisan ini akan membahas sisi lain manfaat jam selain sebagai penunjuk waktu. Tentang arah perputaran jarum jam yang lebih banyak dijadikan patokan dalam kehidupan.

    Sebelum membahas lebih jauh, penulis akan menceritakan inspirasi lahirnya tulisan ini. Bermula saat penulis bertemu dengan kawan-kawan pegiat kaligrafi arab dalam sebuah pelatihan Daurah Tahsin Kitabah yang diselenggarakan oleh PP. Darul Qur’an, Tangerang, Ramadhan dua tahun yang lalu (2019). Guru kami, Syaikh Belaid Hamidi melontarkan pertanyaan dalam sebuah sesi, tentang mengapa menulis arab dengan baik dirasa sulit? Kami diam, selain menunggu jawaban beliau, kami sendiri tidak dapat menjawab dengan detail, karena kesulitan menulis itu datang dengan sendirinya tanpa sempat kami menganalisa apa penyebabnya. Tidak berhenti di situ, beliau lanjut bertanya tentang dari mana asal-usul huruf, bagaimana gerakan menulis yang baik agar menghasilkan goresan huruf yang ideal, bagaimana pena diarahkan dalam menulis dan lain sebagainya. Kami masih bergeming.

    Akhirnya beliau menjelaskan metode menulis arab yang terinspirasi dari arah perputaran jarum jam. Secara umum, kita mengenal dua istilah dalam perputaran jarum jam, yaitu searah jarum jam (clockwise) dan berlawanan arah jarum jam (counterclockwise). Dengan mengadopsi perputaran arah jarum jam tersebut, metode ini mengklasifikasikan huruf berdasarkan arah penulisannya: (1) kelompok huruf yang penulisannya searah jarum jam; (2) kelompok huruf berlawanan arah jarum jam; (3) kelompok huruf vertikal, yang ditulis dari atas dibawah.

    Kelompok pertama, huruf yang penulisannya searah dengan jarum jam. Dari atas kanan, ke bawah lalu ke kiri. Terdiri dari huruf: د ر، و، ب، ه، ف، ن، ق، س، ص . Kelompok kedua, huruf-huruf yang ditulis berlawanan dengan arah jarum jam, atau ditulis dari kiri ke kanan, terdiri dari tiga huruf: ج ع، ى . Sementara kelompok ketiga, huruf yang ditulis selain dengan arah jarum jam, melainkan secara vertikal dari atas ke bawah. Terdiri dari huruf-huruf berikut: ا، ك، ل، م، ط، لا.

    Arah jarum jam menjadi inpirasi bagi guru kami Syaikh Belaid Hamidi  dalam melahirkan metode ini, yang kemudian dikenal dengan “al-thariqah al-Hamidiyah fi tahsin al-kitabah al-i’tiyadiyah”. Ciri khas metode ini adalah mengajarkan menulis huruf arab tidak berdasarkan urutan huruf hijaiyyah sebagaimana pada umumnya, dari alif ke ya’. Namun, berdasarkan kelompok huruf yang cara menulisnya sejenis, searah jarum jam, berlawanan dengan jarum jam, juga vertikal. Metode ini membuat pemahaman dalam menulis huruf arab menjadi lebih mudah karena dikelompokkan berdasarkan karakteristik kepenulisannya.

    belaid hamidi huruf arab penulisan
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleInilah Hasil Lomba Kaligrafi Internasional Fujairah, UAE
    Next Article Ahaly Hamidi Dominasi Juara Musabaqah Ramadhaniyah Arabesque Dubai
    Ahmad Yasir Amrullah
    • Facebook

    Koordinator Ahaly Hamidy Indonesia. Mujaz pada khot Riq'ah (2015) Diwani-Jaly diwani (2018) Maghribi dan Naskhi (2023) dari ustadz Belaid Hamidi. Mendalami khot Kufi serta pengajar di Kelas Seni Kaligrafi. Beberapa kali mendapat penghargaan pada musabaqah khot baik Nasional, regional ASEAN maupun Internasional.

    Related Posts

    Perhatikan Ini Sebelum Memutuskan Untuk Belajar Khot

    February 16, 2020

    Khat Kufi dan Perannya dalam Sejarah Penulisan Al-Qur’an

    February 8, 2020

    Menelisik Istilah Rasm Utsmani; Tulisan Ringan Untuk Para Penulis Al-Qur’an

    February 4, 2020
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang website
    • Disclaimer
    • Site Map
    © 2026 Hamidionline.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.