Author: muhd nur

Memperoleh ijazah di khot diwani, jaly diwani dan nasta'liq (2012), naskhi dan maghribi (2015) dari al-ustadz Belaid Hamidi. Saat ini menetap dan mengajar di PM Darussalam Gontor.

Buku setebal 52 halaman ini ditulis oleh Dr. Sami Salih Abdul Malik Bayadhi, seorang pakar pada sejarah dan arsitek Islam, di proyek perluasan Masjidil Haram, Makkah. Beliau juga peneliti dan direktur dinas purbakala, Kairo Mesir. Sedangkan Abdullah Az-Zuhdi, merupakan kaligrafer yang terkenal dengan sebutan “Katib al-Haramain asy-Syarifain” (penulis khot pada dua kota suci). Biografi tentang beliau bisa dibaca di tautan ini. Tautan Download (43,61 MB) [onyxfile id=4997]

Read More

Ra`iyah adalah sebutan bagi karya kaligrafer besar era Abbasiyah, yaitu Ibnu al-Bawwab (w. 314 H) dalam bentuk qashidah yang memuat tentang khot, huruf, serta alat tulis untuk hat (adawat khat). Karena pentingnya qashidah ini, maka banyak ulama yang kemudian menuliskan syarh (penjelasan) nya, untuk memudahkan orang yang membaca dalam memahaminya. Di antara penulis syah tersebut adalah Ibnu al-Wahiid (w. 711 H), yang bukunya kami hadirkan di hadapan anda sekalian. Tautan download [onyxfile id=4993]

Read More

Hari sabtu, 20/04 merupakan hari yang ditunggu sebagian besar kaligrafer di seluruh belahan dunia. Sore itu, 15.00 waktu Istanbul atau pukul 19.00 berlangsung pengumuman pemenang lomba kaligrafi IRCICA ke-11. Setelah sekitar 45 menit acara dimulai, beberapa nama pemenang mulai terdengar dari live streaming oleh akun Instagram ketebeorg. Merupakan kesyukuran dan kebanggaan besar bagi kaligrafer Indonesia secara umum, bahwa tahun ini ada 3 kaligrafer tanah air yang berhasil menjuarai lomba bergengsi ini. Mereka yang berprestasi tahun ini adalah: Teguh Prastio, Jaly Sulus, peringkat 2 Nafang Utama, Jaly Diwani, peringkat 2 Nafang Utama, Diwani, peringkat 1 Muhammad Hilal, Diwani, peringkat 2 Ustadz…

Read More

Hamidionline — Malang. Selasa (12/03) yang lalu, UPKM JDFI Pusat Ma’had Al Jami’ah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan Musabaqah Khatt Diwani (MKD) Tingkat Nasional yang dirangkai dalam acara Musabaqah Funuun Islamiyah (MUFI) ke-5. MKD merupakan salah satu cabang lomba yang ada dalam rangkaian acara MUFI 5 Naional 2019 yang fokus pada bidang penulisan khatt dan menggunakan jenis khatt diwani yang memperhatikan kaidah-kaidah penulisannya. Lomba tahun ini merupakan kali kedua dilaksanakan oleh UPKM JDFI, dan merupakan lomba khat diwani satu-satunya di Indonesia yang menggunakan sistem mengirim karya dengan standar buku diwani madrasah Turki, Muhammad Izzat Affandi. Proses penjurian MKD dilaksanakan…

Read More

Hamidionline.net, Ngawi – Jum’at (01/03), Dewan Mahasiswa (DEMA) Pusat Kampus Putri Pusat, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor menggelar perhelatan tahunan, Festival Darussalam (Fesda). Dalam even yang kali ini digelar di kampus Gontor Putri 1, terdapat empat kgategori utama yang dilombakan; yaitu olah fikir, olar dzikir, olah rasa, dan olah raga. Salah satu jenis olah rasa yang dilombakan adalah kaligrafi. Meskipun lomba khot selalu dilombakan di Fesda tahun sebelumnya, namun yang membedakan, tahun ini khot yang dilombakan spesifik riq’ah dan i’tiyadiyah, hanya khot saja, tanpa ornamen dan tambahan lain, Ujar Riza Nurlaila, salah satu juri yang telah memperoleh ijazah pertamanya di khot…

Read More

Araaita.com – Jum’at (22/02) Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Hadits Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya mengadakan Musabaqoh Khat Diwani Jally (MKDJ) Tingkat Nasional di gedung rektorat lama. MKDJ merupakan lomba kaligrafi dengan gaya tulisan yang diciptakan oleh masyarakat Turki Usmani. Lomba khat atau kaligrafi tersebut merupakan agenda pertama terbesar dari program kerja HMP Ilmu Hadits. “Ini adalah agenda pertama yang paling besar di kepengurusan kita,” tutur Rois selaku panitia saat ditemui kru Araaita. Ia juga menambahkan, bahwasanya ini merupakan lomba yang pertama kali diadakan di Indonesia dengan konsepan peserta harus mengirimkan karyanya pada…

Read More

Even kompetisi kaligrafi tiga tahunan, sekaligus lomba kaligrafi internasional paling tua yang diselenggarakan oleh IRCICA (Reseach Centre for Islamic History, Art and Culture) untuk kali ke-11 akan ditutup pendaftarannya akhir bulan ini. Untuk kali ke-11 tahun ini, IRCICA mengumumkan secara resmi teknis serta pendaftaran (gratis) sejak Juli 2018 yang lalu, hingga akhir bulan ini. Sedangkan pengumuman hasil kompetisi direncanakan akan diadakan pada Februasi 2019 mendatang. Untuk kompetisi kali ini, didekasikan atas nama seorang kaligrafer besar, Muhammad Syauqi (1829-1887 M) Kompetisi kaligrafi yang dilaksakan kali pertama tahun 1986 tersebut mempunyai tujuan untuk mempromosikan seni Islam, khususnya kaligrafi kepada dunia. Hingga kali…

Read More