Author: muhd nur

Memperoleh ijazah di khot diwani, jaly diwani dan nasta'liq (2012), naskhi dan maghribi (2015) dari al-ustadz Belaid Hamidi. Saat ini menetap dan mengajar di PM Darussalam Gontor.

Fujairah Fine Arts Academy resmi mengumumkan hasil lomba kaligrafi internasional yang diselenggarakan atas dukungan dari yang mulia syekh Muhammad bin Hamad bin Ahmad asy-Syarqiy, gubernur Fujairah sekaligus ketua dewan majelis akademi. Lomba kali ini diikuti oleh 114 peserta yang berasal dari 26 negara. Setelah melalui proses penilaian oleh tiga orang juri dari kaligrafer profesional, maka lomba dengan mengirim karya ini menghasilkan 3 pemenang utama ditambah dengan 8 pemenang lain sebagai apresiasi. Direktur utama Fujairah Fine Arts Academy, Ali Ubaid al-Hafiti menegaskan posisi pentingnya lomba ini. Salah satunya adalah untuk menngali potensi para kaligrafer berbakat dan memotivasi mereka untuk berkreasi menghasilkan…

Read More

Jum’at (21/11) berlangsung pembagian hadiah dan penganugerahan pemenang Musabaqah Kaligrafi Darussalam (MKD), di Pondok Modern Darussalam Gontor. Lomba ini merupakan kali pertama diadakan oleh Markaz Khot Darussalam, dalam rangka mengisi kegiatan liburan extraordinary santri, di mana liburan tahun ini diadakan di dalam kampus saja alias tidak ada perpulangan. Liburan awal tahun selama 10 hari dimanfaatkan oleh peserta untuk menyiapkan karya pada khot riq’ah, diwani dan kitabah i’tiyadiyah. Total peserta sebanyak 50 santri dari Gontor kampus pusat dan Gontor kampus dua. Selama kurang lebih satu minggu, para santri mengikuti proses tashih tulisan, menyiapkan susunan kalimat dan memperbaiki huruf di bawah bimbingan…

Read More

Belajar khot memang menarik, terutama bagi pemerhati seni Islam. Salah tujuannya adalah menghidupkan dan menjaga seni yang telah berkembang seumur dengan peradaban Islam ini. Keinginan untuk menjadi pewaris para kuttab wahyi (penulis wahyu) biasanya menjadi pemicu semangat belajar. Namun tidak sedikit mereka yang belajar menemukan kendala di tengah jalan, lalu berhenti bahkan meninggalkan khot yang dulu ingin di dalaminya. Untuk menjaga semangat dan tetap berada di track yang benar, perlu kiranya memperhatikan nasehat berikut ini. Masuklah Dari Pintu Yang Benar Janganlah kamu memasuki dunia khot dengan pandangan yang meremehkan dan menganggapnya enteng, sehingga mungkin semangatmu mudah menurun di tengah jalan,…

Read More

Jadi Anda sedang belajar khot? Tentu saja pertanyaan tersebut tidak bermaksud mencari jawaban. Karena hakekatnya manusia hidup tidak berhenti untuk belajar. Karena itu nasehat di bawah ini tidak sebatas untuk mereka yang sedang belajar, tetapi untuk siapa saja yang sedang menekuni khot, atau yang mungkin sudah menjadi master sekalipun. Supaya tidak lupa arah, perlu kiranya mengetahui beberapa kesalahan yang sering terjadi tanpa kita sadari. Supaya terhindar dari kesalahan tersebut, mari sama-sama kita simak: Pertama, kurang perhatian terhadap kebersihan dan kerapihan alat-alat yang dipakai. Dalam riwayat masyhur dikatakan bahwa tulisan yang baik berasal dari lima sumber; kekuatan tangan, pena yang bagus,…

Read More

UNIDA Mantingan- Gedung pasca sarjana menjadi saksi sejarah dari penutupan 1st National Calligraphy Competition (NCC), sekaligus penganugerahan bagi para pemenang yang dimulai tepat pada pukul 08.00 pagi hari Jum’at (20/12) yang lalu. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memberikan motivasi kepada para kaligrafer putri agar mampu mengembangkan bakat dan kreatifitasnya dalam mengembankan dan melestarikan kaligrafi. Hadir pada acara ini, Al-Ustadz Dr. Nurhadi Ikhsan MIRKH., selaku bapak direktur UNIDA kampus Mantingan. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta, karena acara ini merupakan salah satu sumbangsih nyata yang bisa dilakukan oleh generasi muda saat ini, untuk ikut berperan dan bersinergi,…

Read More

Lomba yang diinisiasi oleh Unida Gontor kampus Mantingan telah menghasilkan nama-nama yang keluar sebagai juara. Setelah sempat tertunda karena proses penjurian yang cukup ketat dan lama, akhirnya hari ini pengumuman telah dirilis resmi melalui akun instagram resmi markaz khot unida putri. Lomba kaligrafi tingkat nasional yang pertama kali dikhususkan bagi para kaligrafer putri ini, diikuti oleh 42 kaligrafer putri dengan 42 karya. Dengan perincian 31 karya pada khot riq’ah dan 11 karya pada khot diwani. Maimanah Adilah, ketua panitia mengkonfirmasi bahwa karya yang masuk sebagian besar telah memenuhi persyaratan lomba dari segi kertas, tinta, mata pena serta standar kaidah penulisan…

Read More

Meniru karya (muhaakaat) dalam belajar khot merupakan sebuah keniscayaan. Meniru juga bukan sebuah aib dalam belajar khot, karena ia merupakan tahap awal dalam belajar khot, bahkan para kaligrafer juga banyak yang meniru karya pendahulunya. Ustadz Hamidi Aytac misalnya, meniru karya Mustafa Raqim dan beberapa karya gurunya, Muhammad Nadzif. Meniru karya kaligrafer besar juga seringkali menjadi tugas bagi seorang khattath mendapatkan ijazah dari sang guru. Begitu pentingnya meniru karya, hingga tidak heran jika kemudian diadakan lomba meniru karya master. Pada lomba kaligrafi internasional pertama yang diadakan oleh IRCICA, 1986 atas nama Hamid Aytac, terdapat cabang meniru karya sang maestro, dan keluar…

Read More