Close Menu
Hamidionline
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    HamidionlineHamidionline
    Subscribe
    • Home
    • Ahaly Hamidi
    • Manhaj Hamidi
      • Pencetus
    • Kaligrafer Dunia
    • Event
    • Artikel
    Hamidionline
    Home»Maestro Kaligrafi»Kaligrafer- al-Hajj Ahmad Kamil Aqdik
    Maestro Kaligrafi

    Kaligrafer- al-Hajj Ahmad Kamil Aqdik

    muhd nurBy muhd nurMay 19, 2016Updated:July 1, 20171 Comment2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    hajj kamil
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

    Ahmad Kamil Aqdik lahir di Istanbul pada tanggal 26 Jumadal Ula 1278 H/ 29 November 1861. Beliau mulai belajar khot selepas menyelesaikan pendidkannya di “Madrasah Rusydiyyah” dan sudah mulai bekerja. Belajar tsuluts dan naskhi kepada kaligrafer ternama, Sami Afandi, dan mendapatkan ijazah setelah belajar selama 4 tahun, dengan hilyah yang dia tulis pada tahun 1301 H.

    Selain menguasai tsulus dan naskhi, Ahmad Kamil Aqdik juga belajar diwani serta jaly diwani dari guru yang sama, Sami Afandi. Ketika pindah bekerja di “Diwan Hamayuni”, sang guru memintanya untuk mengganti namanya dari Kamil menjadi Hasyim. Karena itu, didapatkan karya Hajj Ahmad Kamil yang ditulis antara tahun 1304-1307 H dengan tauqi Ahmad Hasyim. Tetapi kemudian beliau memakai nama lamanya kembali.

    Hajj Ahmad Kamil sempat diangkat menjadi penulis surat-surat dan keputusan di kantor kesultanan. Ketika Sami Afandi pensiun, beliaulah yang menggantikan kedudukannya sebagai guru dalam berbagai cabang kaligrafi, di samping tugas utamanya sebagai seorang penulis surat kesultanan. Diangkat sebagai guru tsuluts dan naskh pada “Madrasah al-Khattathin” (1914), di samping juga sebagai guru Riq’ah pada Madrasah (1918).

    Pada tahun 1922 fungsi kantor di “Baab al-`Aly” ditutup, sehingga beliau pun pensiun dari Diwan Hamayuni, tetapi masih mengajar di Madrasah Khatthatin hingga madrasah ini ditutup pula oleh pemerintah karena adanya kebijakan mengganti huruf arab menjadi huruf latin. Pada tahun 1936 Hajj Ahmad Kamil mengajar khot di “Akademi Seni Rupa” hingga wafatnya.

    Hajj Ahmad Kamil Aqdik pernah diutus ke mesir dua kali, pada tahun 1933 dan 1940, untuk menulis kaligrafi pada masjid Ali Basya di Qashr Manial. Beliau wafat pada tanggal 29 Jumadal Akhirah tahun 1360/ 23 Juli 1941 di rumahnya, Fatih Istanbul. Beliau adalah orang terakhir yang mendapatkan gelar “Raisu al-Khatthathin” yang resmi beliau sandang pada tanggal 10 Syawwal 1333/ 21 Agustur 1915. Gelar tersebut diberikan semasa pemerintahan Daulah Usmaniyyah untuk khattath yang saat itu paling senior dan paling luas ilmunya (sanad dan pengalamannya).

    *Dari berbagai sumber. [muhd nur/ hamidionline]

    ahaly hamidi ahmad kamil hamidionline kaligrafer kaligrafi kaligrafi indonesia manhaj hamidi manhaj taqlidi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKaligrafer – Ismail Hakkı Altunbezer
    Next Article Pameran dan Festival Kaligrafi Nasional 2015
    muhd nur
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)
    • Instagram

    Memperoleh ijazah di khot diwani, jaly diwani dan nasta'liq (2012), naskhi dan maghribi (2015) dari al-ustadz Belaid Hamidi. Saat ini menetap dan mengajar di PM Darussalam Gontor.

    Related Posts

    Munaqasyah Ijazah Ahaly Hamidi; Menjaga Kualitas Tulisan, Keilmuan dan Persaudaraan

    December 14, 2021

    Launching Lomba IRCICA ke-12 Atas Nama Mustafa Raqim

    June 19, 2021

    Ahaly Hamidi Dominasi Juara Musabaqah Ramadhaniyah Arabesque Dubai

    June 5, 2021

    1 Comment

    1. Pingback: Sifat Seorang Kaligrafer; Anda Di Mana?

    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Tentang website
    • Disclaimer
    • Site Map
    © 2026 Hamidionline.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.