Author: Ahmad Yasir Amrullah

Koordinator Ahaly Hamidy Indonesia. Mujaz pada khot Riq'ah (2015) Diwani-Jaly diwani (2018) Maghribi dan Naskhi (2023) dari ustadz Belaid Hamidi. Mendalami khot Kufi serta pengajar di Kelas Seni Kaligrafi. Beberapa kali mendapat penghargaan pada musabaqah khot baik Nasional, regional ASEAN maupun Internasional.

Berharganya keberadaan jam sebagai penunjuk waktu menginspirasi kota-kota besar di dunia dengan menjadikan jam ukuran raksasa sebagai landmark, seperti Big Ben di London, Makkah Royal Clock Tower di Makkah dan Jam Gadang di Bukittinggi. Terlepas dari sejarahnya masing-masing, tulisan ini akan membahas sisi lain manfaat jam selain sebagai penunjuk waktu. Tentang arah perputaran jarum jam yang lebih banyak dijadikan patokan dalam kehidupan. Sebelum membahas lebih jauh, penulis akan menceritakan inspirasi lahirnya tulisan ini. Bermula saat penulis bertemu dengan kawan-kawan pegiat kaligrafi arab dalam sebuah pelatihan Daurah Tahsin Kitabah yang diselenggarakan oleh PP. Darul Qur’an, Tangerang, Ramadhan dua tahun yang lalu…

Read More

Dilansir dari website kemenag bahwa Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Balitbang-Diklat Kemenag mengumumkan pemenang Lomba Nasional Iluminasi Mushaf Al-Qur’an di Gedung Bayt Alquran dan Museum Istiqlal, Jakarta Timur, Jumat 13 November 2020 dan disiarkan langsung cahnnel Youtube Lajnah Kemenag. Sayembara yang di ikuti 146 peserta itu, menunjukkan kebolehannya dalam menyajikan karya terbaik beserta filosofinya dalam bentuk digital. Kepala LPMQ Muchlis M. Hanafi menambahkan, kompetisi ini bertujuan mencari karya terbaik dalam seni hias iluminasi Al-Qur’an di Indonesia, meningkatkan keterampilan para seniman mushaf, serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni mushaf. Ajang ini juga sekaligus untuk mencari desain cover terbaik untuk mushaf Al-Qur’an…

Read More

Hai..! Aku Diana. Mahasiswi sebuah PTN Islam di Jember yang memiliki akronim UIN KHAS. Aku sangat bersyukur, tanggal 15 Juli lalu diperkenankan menyelesaikan dars Diwani, tentunya dengan beragam warna yang turut menyemarakkan prosesnya. Bila kelabu sering ditafsirkan dengan rasa sedih, dan merah jambu diartikan bahagia, maka, perjalananku mengandung lebih dari sekedar tujuh warna me-ji-ku-hi-bi-ni-u yang melahirkan rasa hara-huru dan haru-biru. Setidaknya menurutku. Catatan ini aku tulis, tak lebih sebagai pengkristal waktu. Dan berharap bisa menjadi pitawat bila suatu hari, dalam perjalanan panjang belajar kaligrafi ada kehendak-kehendak negatif yang membelenggu mimpi-mimpiku. *** Gemintang mulai beranjak pulang, mentari mulai benderang menyilaukan. Langkah…

Read More

Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan seseorang dalam belajar kaligrafi Islam (selanjutnya disebut khat) adalah dari tata niatnya. Karena jika niatnya benar, hal ini akan menjadi kekuatan dan motivasi untuk mencapai keberhasilan dalam proses belajar selanjutnya. Namun, sebaliknya jika niatnya kurang pas, justru hal ini akan membahayakan si pelajar tersebut. Bahkan proses belajarnya akan terancam putus ditengah jalan. Belajar khot merupakan sebagian dari agama. Karena khot merupakan seni warisan peninggalan Islam. Melalui seni ini, wajah Islam yang lembut dan Indah termanivestasi. Bahkan mempelajar khot dinilai sebagai ibadah, dikarenakan mempelarinya berarti mempelajari huruf-huruf al-Qur’an. Rasulullah SAW saja bersabda bagi hamba yang…

Read More

Tahukan anda, bahwa karya karya para kaligrafer terdahulu seperti karya milik Syaikh Hamdullah, Sami Afandi, Muhammad Syauqi, Hafidz Osman dll menjadi masterpiece yang mampu menembus lintas zaman dan masih tetap menjadi rujukan bagi para kaligrafer sekarang. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana cara mereka mencapai hal itu? Dalam kesempatan ini, penulis akan sedikit mengupas beberapa rahasia pengajaran kaligrafi zaman terdahulu, agar hasil karya yg dihasilkan bjsa menjadi masterpeace lintas generasi. Diantara point penting yang dilakukan oleh kaligrafer terdahulu dalam sebuah pengajaran kaligrafi agar anak didiknya sukses adalah: Pertama, bimbingan intensif kepada seorang guru yang kopenten sesuai dengan keilmuannya. Artinya, memilih seorang  guru…

Read More

Satu bulan pasca di umumkan pemenang lomba kaligrafi IRCICA Turki yang menghantarkan negara Indonesia diposisi ke empat sekelas dunia, kali ini kabar gembira kembali terdengar dari dunia kaligrafi Indonesia. Bagaimana tidak, sebanyak 10 kaligrafer muda Indonesia kembali mengukir tinta emasnya di perlombaan Kaligrafi Internasional. Tidak tanggung-tanggung. Lomba tersebut di selenggarakan di Irak. Adalah perlombaan kaligrafi internasional as-Safir yang diselenggarakan oleh Masjid Kufah dalam rangka Festival Kebudayaan Islam yang digelar setiap tahun nya. Hasil lomba yang diumumkan tanggal 16 Ramadhan 1440 H atau bertepatan dengan tanggal 22 mei 2019 lalu mencatat Enam orang dari Indonesia, dari total sembilan pemenang di kategori…

Read More

Pesantren Darul Qur’an yang diasuh oleh K.H Yusuf Mansur memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan pesantren lainnya. Jika pesantren lainnya libur saat Ramadan, justru Darul Qur’an menjadi semakin ramai. Selain itu, terdapat markas Khat Al-Quran yang dipimpin oleh Ust. Alim Gema Alamsyah yang tahun ini membuat agenda karantina khat intensif yang langsung dibimbing oleh Syaikh Belaid Hamidi. Meskipun kegiatan ini perdana, namun antusias para peserta cukup ramai. Hal itu terlihat dari peserta yang datang dari penjuru daerah nusantara, untuk bersama-sama mengisi Ramadan dengan beribadah dalam bentuk mengkaji khat al-Quran dan menambah pengetahuan. Daya tarik dari karantina ini adalah ditempatkannya para peserta…

Read More